SINOPSIS TARIAN “TUMBU MANIS” – Sejarah terciptanya tarian ini tidak lepas dari kota kudus terutama desa kandangmas sebagai produsen penghasil gula tumbu/gula merah di kabupaten kudus. Tari tumbu manis sendiri diciptakan oleh nika midarani, pemilik sanggar lestari seni budaya. Kata tumbu manis berasal dari cerita pembuatan gula yang menggunakan anyaman tumbu dan kata manis ada 2 filosofi diantaranya dari isi dalam anyaman tersebut yaitu gula dan kekompakan antara buruh laki-laki dan perempuan yang biasanya adalah suami istri.
Tarian ini menceritakan tentang para buruh gula tumbu yang sedang bekerja membuat anyaman tumbu dan gula tumbu, mulai dari pemilihan bambu, penganyaman, pemilihan tebu dan penggilingan tebu hingga gula tumbu siap dipasarkan. Tarian dibawakan beberapa penari perempuan sebagai refresentasi buruh anyam dan penari lelaki sebagai refresentasi dari buruh giling/pembuat gula tumbu.
Buruh anyam adalah buruh mengayam bamboo menjadi tumbu/tempat gula merah yang kerjanya membersihkan bamboo, dipotong sesuai ukuran anyaman dan menganyamnya sehingga menjadi tumbu, menganyam tumbu punya teknik tersendiri sehingga tumbu yang dihasilkan nanti menjadi anyaman yang kuat dan tidak mudah reot. Sementara buruh giling adalah buruh pembuatan gula tumbu mulai dari proses pemilihan tebu, penggilingan, pemasakan dan pengentalan gula tumbu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here