Dhandangan adalah tradisi masyarakat Kudus yang dimulai pada masa Kanjeng Sunan Kudus. Dimana setiap menjelang bulan puasa (Ramadhan), kaum muslim berkumpul di sekitar Menara/Masjid Al-Aqsa Kudus, menunggu ditabuhnya bedug menara.

“Dhang… dhang… dhang… dhang”. Sebagai tanda dimulainya puasa. Dan suara tabuhan bedug inilah yang kemudian dijadikan istilah tradisi “Dhandangan”. Lambat laun tradisi ini menjadi ramai, karena yang hadir tidak hanya masyarakat sekitar Menara Kudus, melainkan ada yang berasal dari daerah yang jauh, akhirnya mereka membeli makanan di sekitar menara sambil menunggu pengumuman dari ulama setempat terkait awal bulan Ramadhan. Tradisi Dhandangan yang merupakan cara syiar Agama Islam untuk memberikan informasi akan datangnya bulan suci Ramadhan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata akan melestarikan dan menyelenggarakan Kegiatan Visualisasi Prosesi Tradisi Dhandangan Tahun 2019.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here